Jumat, 17 Oktober 2014
CONTOH ESSAY
MY HOBBY
My hobby is reading. I read story books, newspapers and any kind of material that I find interesting. I like reading.
This hobby got started when I was a little boy. I had always wanted my parents to read fairy tales and other stories to me. Soon they got fed up and tired of having to read to me continually. So as soon as I could, I learned to read. I started with simple ABC books. Soon I could read simple fairy tales and other stories. Now I read just about anything that is available.
Reading enables me to learn about so many things that I would otherwise not know. I learned about how people lived in by gone days of magic and mystery. I learned about the wonders of the world, space travel, human achievements, gigantic whales, tiny viruses and other fascinating things of our world.
Books provide the reader with so much information and facts. They have certainly helped me in my daily life. I am better equipped to cope with living. Otherwise I would go about ignorantly learning things the hard way.
So I continue to read. Besides being more informed about the world, I also spend my time profitably. It is indeed a good hobby.
PENGERTIAN COMPOUND SENTENCE DAN CONTOHNYA
COMPOUND SENTENCE
1. The sentence adalah sekumpulan kalimat kata-kata yang mempunyai sedikit satu subject dan satu perdicate dan mengandung pengertian yang sempurna(lengkap).
Contoh:
• my friend is writing a letter now
• writing is now my friend a letter
keterangan:
bila susunan berubah-ubah sehingga tidak memberikan suatu pengertian yang semourna seperti nomor 2 diatas maka bukan merupakan suatu kalimat.
Jadi susunana kalimat ialah:
Sebuah kalimat yang tersersusub dalam bentuk kalimat sempurna atau kalimat tak sempurna.
2. Unsur-unsur kalimat
• Subject
Subject adalah sesuatu orang atau benda yang mebnjadi bahan pembicaraan.biasanya diperoleh dari jaawaban atas pertanyaan siapa(who)atau apa(what)
Subject dalam kalimat aktif yaitu orang atau sesuatu yang melakukan pekerjaan
Contoh:
Ali is reading a news paper.(who)
My radio is new.(what)
• Predicate
Perdicate ialah kata yang menerangkan keadaan subject.
Dalam bahasa inggris sebuah kalimat harus mempunyai predikat yang beruba kata kerja.
• Object
Object adalah sesuatu yang secara langsung menjadi sasaran predikat(tujuan dari kerja si subject).
Contoh:
Jalal killed a snake
Jalal sbeagai subjeck dan a snake adalah object
• Complement ialah kata atau bentuk kata-kata yang membantu sebuah kata kerja intransitif(kata kerja yang memerlukan subject dan membantu sebuah kata kerja transitif)kata kerja yang memerlukan objek untuk menyempurnakan keterangan perihal objectnya.
Contoh:
We need some money(intrasitif verb)
They made him their chief(transitif verb)
3. Compound sentence
A compound is a sentence that has more than one main clause.this means that the sentence has more than one subject and verb and that each subject and cerb be joined to another subject and with a coordinate connector.
Compound Sentence adalah kalimat yang mempunyai 2 atau lebih independent clauses.Clause adalah kalimat dalam kalimat
Independent Clause:
• clause yang mempunyai makna yang lengkap;
• clause yang dapat berdiri sendiri / tidak tergantung pada clause lainnya.
Contoh:
• The manager is out and his secretary is absent. (Compound PSentence)
S P S P
Independent Clause Independent Clause
Coordinate Conjunction
PENGGUNAAN KALIMAT INFINITIVE
INFINITIVE
INFINITIVE adalah bentuk dasar kata kerja yang digunakan atau tanpa to.
Misalnya:
• Let him go biarkan dia pergi
• Allow him to go izinka dia untuk pergi
1. Infinitive dengan to dapat kita lihat seperti berikut:
• To go,
• to come,
• to begin,
• to finish,dst.
Infinitive yang didahului kata kerja:
• ask,
• try,
• fail etc
Didahului dengan to be:
• Am
• Is
• are
Didahului ought
Didahului question word(bentuk statement)
• When
• Where
• What
• how
To Infinitive can be as a subject
2. Infinitive tanpa to
Infinitive tanpa to dapat digunakan apabila:
1. Didahului oleh kata kerja
• see,
• feel,
• hear dan;
• watch
2. Didahulu kata kerja:
• Let
• Have
• Make
3. Didahului kata kerja bantu(auxalary verb)
• Can
• Could
• May
• Might
• Must
4. Didahului oleh need dan dare dalam kalimat tanya dan menyangkal
5. Didahului oleh:
• Had better
• Had rather
• Would rather
BUDAYA IRIAN JAYA
KEBUDAYAAN MINAHASA
A.Identifikasi
Suku minahasa adalah salah satu suku bangsa di indonesia.pada umumnya suku minahasa mendiami laut sulawesi bagian utara.
Suku minahasa terbagi atas 9 subsuku yang terbesar antara lain:
Babontehu
Bantik
Toulour
Tonsawang
Dan tombulu
Dan subsuku yang terbesar adalah:
Tontemboan
Tonsea
Tombulu
Toulour
Bantik
B. sistem kekerabatan
Sistem kekerabatan pada umumnya di ambil dari hubungan bilateral antara keluarga.dan hal ini ditandai dengan adanya nama family disebut fam.
C.sistem kemasyarakatan
Sistem kemasyarakatan dalam suku minahasa sangat kuat karena secara bersama-sama dapat menyelesaikan problematika dalam masyarakat dengan baik.misalnya seperti
Kedukaan(urusan pinaesaan)
Gotong royong(mapalus)
Salah satu contoh praktek kearifan budaya dengan berasaskan kebersamaan dan mutualisme manusia dan alam:
Upacara menangkap ikan dengan mantra
Diadakan bulan mei setiap tahunnya dipulau intata dan lain-lain.
Upacara mane’e
Mantra-mantra tidak diwariskan begitu saja
Pesta rakyat
D.religi dan kepercayaan.
Dalam hal kepercayaan,suku minahasa kebanyakan memeluk agama,antara lain:
Kristen
Seperti hindu.
E.bahasa,seni dan kesusastraan
Dalam suku minahasa memiliki 4 bahasa daerah antara lain
Tontembuan
Tombulu
Tonsea
Tondano
Bantik
Tonsawang
Namun bahasa melayu manado lebih umum digunakan.
F.mata pencaharian
Mata pencaharian orang minahasa pada umumnya seperti,
Berkebun
Berladang
Menangkap ikan
Namun pada umumnya orang minahasa kebanyakan berprofesi sebagai pelaut karena memiliki keindahan laut serta biota yang kaya.
BUDAYA MINAHASA
KEBUDAYAAN MINAHASA
A.Identifikasi
Suku minahasa adalah salah satu suku bangsa di indonesia.pada umumnya suku minahasa mendiami laut sulawesi bagian utara.
Suku minahasa terbagi atas 9 subsuku yang terbesar antara lain:
Babontehu
Bantik
Toulour
Tonsawang
Dan tombulu
Dan subsuku yang terbesar adalah:
Tontemboan
Tonsea
Tombulu
Toulour
Bantik
B. sistem kekerabatan
Sistem kekerabatan pada umumnya di ambil dari hubungan bilateral antara keluarga.dan hal ini ditandai dengan adanya nama family disebut fam.
C.sistem kemasyarakatan
Sistem kemasyarakatan dalam suku minahasa sangat kuat karena secara bersama-sama dapat menyelesaikan problematika dalam masyarakat dengan baik.misalnya seperti
Kedukaan(urusan pinaesaan)
Gotong royong(mapalus)
Salah satu contoh praktek kearifan budaya dengan berasaskan kebersamaan dan mutualisme manusia dan alam:
Upacara menangkap ikan dengan mantra
Diadakan bulan mei setiap tahunnya dipulau intata dan lain-lain.
Upacara mane’e
Mantra-mantra tidak diwariskan begitu saja
Pesta rakyat
D.religi dan kepercayaan.
Dalam hal kepercayaan,suku minahasa kebanyakan memeluk agama,antara lain:
Kristen
Seperti hindu.
E.bahasa,seni dan kesusastraan
Dalam suku minahasa memiliki 4 bahasa daerah antara lain
Tontembuan
Tombulu
Tonsea
Tondano
Bantik
Tonsawang
Namun bahasa melayu manado lebih umum digunakan.
F.mata pencaharian
Mata pencaharian orang minahasa pada umumnya seperti,
Berkebun
Berladang
Menangkap ikan
Namun pada umumnya orang minahasa kebanyakan berprofesi sebagai pelaut karena memiliki keindahan laut serta biota yang kaya.
PENGERTIA IJTIHAD
A.PENGERTIAN IJTIHAD
Ijtihad (Arab: اجتهاد) adalah sebuah usaha yang sungguh-sungguh, yang sebenarnya bisa dilaksanakan oleh siapa saja yang sudah berusaha mencari ilmu untuk memutuskan suatu perkara yang tidak dibahas dalam Al Quran maupun hadis dengan syarat menggunakan akal sehat dan pertimbangan matang. Kata ijtihad (ar-ijtihad) berakar dari kata al-Juhd yang berarti al-taqhah (daya, kemampuan, kekuasaan) atau dari kata al-Jahd yang berarti al masyqqah (kesulitan, kesukaran). Dari ijtihad menurut pengertian kebahasaannya bermakna “badal al wus” wal mahud” (pengerahan daya kemampuan), atau pengerahan segala daya kemampuan dalam suatu aktivitas dari aktivitas-aktivitas yang sukar dan berat.
Namun pada perkembangan selanjutnya, diputuskan bahwa ijtihad sebaiknya hanya dilakukan para ahli agama Islam.
Tujuan ijtihad adalah untuk memenuhi keperluan umat manusia akan pegangan hidup dalam beribadah kepada Allah di suatu tempat tertentu atau pada suatu waktu tertentu.
B.Fungsi Ijtihad
Meski Al Quran sudah diturunkan secara sempurna dan lengkap, tidak berarti semua hal dalam kehidupan manusia diatur secara detail oleh Al Quran maupun Al Hadist. Selain itu ada perbedaan keadaan pada saat turunnya Al Quran dengan kehidupan modern. Sehingga setiap saat masalah baru akan terus berkembang dan diperlukan aturan-aturan turunan dalam melaksanakan Ajaran Islam dalam kehidupan beragama sehari-hari.
Jika terjadi persoalan baru bagi kalangan umat Islam di suatu tempat tertentu atau di suatu masa waktu tertentu maka persoalan tersebut dikaji apakah perkara yang dipersoalkan itu sudah ada dan jelas ketentuannya dalam Al Quran atau Al Hadist. Sekiranya sudah ada maka persoalan tersebut harus mengikuti ketentuan yang ada sebagaimana disebutkan dalam Al Quran atau Al Hadits itu. Namun jika persoalan tersebut merupakan perkara yang tidak jelas atau tidak ada ketentuannya dalam Al Quran dan Al Hadist, pada saat itulah maka umat Islam memerlukan ketetapan Ijtihad. Tapi yang berhak membuat Ijtihad adalah mereka yang mengerti dan paham Al Quran dan Al Hadist.
C.Jenis-jenis Ijtihad
• Ijma'
Ijma' artinya kesepakatan yakni kesepakatan para ulama dalam menetapkan suatu hukum hukum dalam agama berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits dalam suatu perkara yang terjadi. Adalah keputusan bersama yang dilakukan oleh para ulama dengan cara ijtihad untuk kemudian dirundingkan dan disepakati. Hasil dari ijma adalah fatwa, yaitu keputusan bersama para ulama dan ahli agama yang berwenang untuk diikuti seluruh umat.
• Qiyâs
Qiyas artinya menggabungkan atau menyamakan artinya menetapkan suatu hukum suatu perkara yang baru yang belum ada pada masa sebelumnya namun memiliki kesamaan dalah sebab, manfaat, bahaya dan berbagai aspek dengan perkara terdahulu sehingga dihukumi sama. Dalam Islam, Ijma dan Qiyas sifatnya darurat, bila memang terdapat hal hal yang ternyata belum ditetapkan pada masa-masa sebelumnya
• Beberapa definisi qiyâs (analogi)
1. Menyimpulkan hukum dari yang asal menuju kepada cabangnya, berdasarkan titik persamaan di antara keduanya.
2. Membuktikan hukum definitif untuk yang definitif lainnya, melalui suatu persamaan di antaranya.
3. Tindakan menganalogikan hukum yang sudah ada penjelasan di dalam [Al-Qur'an] atau [Hadis] dengan kasus baru yang memiliki persamaan sebab (iladh).
TENSES
By:arsali
A.SIMPLE PRESENT TENSE
WHAT DOES ARSALI MAKE EVERY?
WHERE DO YOU COME FROM?
WHEN DOES SHE ARRIVE?
HOW DOES ARSALI FINISH HIS HOMEWORK?
WHY DO THEY GO TO CAMPUS?
WHO DES HE ME IN CAMPUS EVERYDAY?
B.SIMPE PAST TENSE
WHAT DID YOU STUDY LAST NIGHT?
WHERE DID YOU MEET WITH MY MOTHER?
WHEN DID SHE VISIT TO GRANDMOTHER’S YESTERDAY
HOW DID ARSALI WATCH A GOOD FILM?
WHO DID SUSI GO TO BEACH LAST NIGHT?
WHY DID YOU ATTEND IN THE WEDDING PARTY LAST NIGHT?
C. SIMPLE CONTINOUOS TENSE
WHAT ARE YOU STUDING NOW?
WHERE IS SHE MEETING HER MOTHER?
WHEN IS SWIMMING?
WHO ARE YOU CALLING NOW?
HOW IS SHE SINGING A SONG?
WHY ARE YOU NEEDING HIM?
D.SIMPLE PRESENT PERFECT TENSE
WHAT HAVE YOU WRITTEN YOUR STORY?
WHERE HAS SHE FINISHED HER EDUCATION?
WHEN HAS SHE SWUM IN THE SWIMMING POOL?
WHO HAS SHE ATTENDED A TOGETHER PARY?
WHY HAVE YOU STAYED IN MY HOME?
HOW HAVE THEY SEACHED YOUR FATHER?
E. SIMPLE FUTURE TENSE
WHAT WILL YOU GO TO CAMPUS?
WHERE WILL HE SEND A LETTER?
WHEN WILL YOU GIVE YOUR DICTIONARY?
WHO WILL THEY WANT?
WHY WILL THEY VERY BUSY TODAY?
HOW WILL THEY WORK A DUTY OF ENGLISH LITERATURE?
A. SIMPLE PRESENT TENSE
• WHAT DO YOU USE TO GO TO THE CAMPUS?
• WHERE DO THEY ALWAYS WAIT PUBLIC CAR?
• WHEN DOES HE PRACTISE VOCAL GROUP?
• WHO DOES COOK THE FRIED RICE EVERYDAY?
• WHY DOES SHE ALWAYS USE PUBLIC CAR?
• HOW DO YOU TO YOUR WORK PLACE?
B. SIMPLE PAST TENSE
• WHAT DID YOU DO LAST NIGHT?
• WHERE DID THEY FROM LAST NIGHT?
• WHEN DID I EVER GIVE YOU MONEY?
• WHO DID PICK YOU UP YESTERDAY?
• HOW DID YOU GET YOUR PHONE LAST NIGHT?
• WHY DID HE EAT YESTERDAY?
•
C. SIMPLE CONTINOUOS TENSE
• WHAT IS THE FOOD YOU EATING?
• WHERE ARE YOU EATING NOW?
• WHEN IS HE PLAYING FOOTBALL?
• WHO IS USING YOUR MOTORCYCLE?
• HOW IS SHE DOING THAT HOMEWORK?
•
D. SIMPLE PRESENT PERFECT TENSE
• WHAT HAVE THEY EATEN?
• WHERE HAS SHE DONE HER HOMEWORK?
• WHEN HAVE YOU BROKEN YOUR PHONE?
• WHO HAS SHE WATCHED THAT MOVIE?
• HOW HAVE YOU FINISHED YOUR RACE?
E. SIMPLE FUTURE TENSE
• WHAT WIIL THEY GET THEIR MONEY?
• WHERE WILL YOU GO TO HOLIDAY?
• WHEN WILL WE HOLD OUR WEDDING PARTY?
• WHO WILL PICK UP IN THIS PLACE?
• WHY WILL YOU THROW YOUR OLD BAG?
• HOW WILL WE FINISH HIS HOMEWORK?
A.SIMPLE PRESENT TENSE
• What are you do if your lecture absen?
• Where are you go ?
• Why do you like him?
• How do you feel in the makassar?
B.SIMPLE PAST TENSE
• WHAT DID YO DO LAST NIGHT?
• WHEN DID YOU VISIT THE MUSEUM?
• WHERE DID YOU BUY THE BOOK TWO DAYS AGO?
• WHY DID YOU SPEND YOUR TIME LAST NIGHT?
• WHO DID YOUR FAVORITE TEACHER?
• HOW DID YOU MEET YOUR FRIENDS?
C.SIMPLE FUTURE TENSE
• WHAT WILL YOU PANT NEXT YEAR?
• WHEN WILL YOU GO ABROAD?
• WHERE WILL YOU STUDY?
• WHY WILL THEY READ A BOOK?
Tugas proposal FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MAHASISWA UMI JURUSAN SASTRA INGGRIS
Tugas proposal
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MAHASISWA UMI
JURUSAN SASTRA INGGRIS
OLEH:
ARSALI
061 2012 0067
JURUSAN SASTRA INGGRIS
FAKULTAS SASTRA
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2013
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………………………….
BAB I.PENDAHULUAN…………………………………………………………………………………………..
1.1 Latar Belakang…………………………………………………………………………………………………
1.2 Identifikasi Masalah…………………………………………………………………………………………
1.3 Batasan Masalah………………………………………………………………………………………………
1.4 Rumusan Masalah……………………………………………………………………………………………
1.5 Tujuan Penelitian……………………………………………………..……………………………………..
BABII.TINJAUAN PUSTAKA…………………………………………………………………………………….
2.1 faktor yg mempengaruhi efektivitas pembelajaran bahasa inggris mahasiswa umi jurusan sastra igggris……………………………………………………………………………………..
2.2.pengertian faktor ekternal pembelajaran………………………………………..……….……
2.3.pengertian faktor internal pembelajaran……………………………………………………….
2.4 pengertian faktor kesalahan gramatikal…………………………….………………………….
2.5 faktor tidak mampunya mahasiswa belajar bahasa inggris………………………………
BAB III.METODELOGI PENELITIAN…………………………………………………………………………
3.1.lokasi penelitian…………………………………………………………..………………………………..
3.2 metode dan pengumpulan data………………………………………………………………………
3.2.1 metode pengumpulan data………………………………………………………………………….
3.2.2 teknik pengumpulan data……………………………………………………………………….……
3.3 populasi dan sampel………………………………………………………………….…………………….
3.3.1 populasi……………………………………………………………………………..………………
3.3.2 sampel…………………………………………………………………………………….…………
3.4 metode analis data………………………………………………………………………………………..
BAB I.PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Bahasa merupakan alat komunikasi yang berupa sistem lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia. Bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata. Fungsi bahasa selain sebagai sebagai alat komunikasi atau sarana untuk menyampaikan informasi atau mengutarakan pikiran, perasaan, atau gagasan, juga berfungsi sebagai :
• Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri
• Mampu mengungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan
• Sebagai alat komunikasi.
• Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial.
• Sebagai alat kontrol Sosial.
Melalui bahasa kita dapat menyampaikan dan menerima pikiran.ide dan keinginan.penyampaian dan penerimaan ide serta keinginan seperti itu dapat dicapai melalui bahasa lisan maupun bahasa tulis.dalam kaitan itu,banyak peluang yang dapat dimanfaatkan guna meneliti bahasa dari berbagai aspek kehidupan untuk kepentingan pengembangan bahasa itu sendiri.
1.2 Identifikasi Masalah
demi terarahnya penelitian ini,maka ada beberapa pengindentifikasian masalah seperti:
1.2.1.faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran mahasiswa UMI jurusan satra inggris
1.2.2.faktor tidak mampunya mahasisw UMI jurusan sastra inggris mempelajari bahasa inggris
1.3 Pembatasan Masalah
Berdasarkan judul penelitian ini,penulis memberikan pengertian mengenai masalah yang akan membahas dalam proposal ini. Tujuan pembatasan ini ialah untuk memudahkan pembaca memahami pokok persoalan yang akan di bahas. persoalan kalimat cukup luas dan rumit sehingga untuk membahasnya secara keseluruhan merupakan suatu hal yang tidak mungkin.Oleh karena itu,agar propsal ini lebih terarah,maka penulis hanya membatasi pada persoalan mahasiswa UMI dalam mempelajari bahasa inggris.Aspek-aspek itulah yang mendapat perhatian utama dalam penelitian ini.
1.4 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang mengenai pembelajaran bahasa bahwa belajar bahasa bertujuan untuk berkomunikasi dalam bahasa tersebutbaik secara lisan maupun secara tulisan.konsepsi pengajaran bahasa dilakukan dengan menginternalisisakan hokum-hukum bahasa yang dalam mengimplementasinya harus mengintegrasikan keempat komponen keterampilan bahasa tersebut,yaitu antara lain keterampilan berbicara,mendengarkan,untuk mengembangkan kedua komponen tersebut harus melibatkan faktordidalamnya yaitu dosen,mahasiswaMelalui penelitian ini akan diteliti kemampuan mahasiswa dalam mempelajari bahasa inggris.Suatu upaya yang diharapkan dapat membantu pengajaran bahasa inggris di N+Universitas Muslim Indonesia.Agar keseluruhan penelitian ini terarah,maka rumusan masalah yang akan dijawab adalah sebagai berikut:
1.4.1.faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran mahasiswa UMI jurusan satra inggris
1.4.2.faktor tidak mampunya mahasisw UMI jurusan sastra inggris mempelajari bahasa inggris
1.5 Tujuan Penelitian
Perdasarkan pada batasan dan rumusan masalah,maka penelitian ini mempunyai dua tujuan yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.
1.5.1 Tujuan Umum
Setiap aktivitas yang dilakukan manusia secara sadar tidak terlepas dari tujuan yang akan dicapai demikian pula halnya dengan penelitian.Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pikiran sebagai alternatif peningkatan mahasiswa belajar bahasa inggris di UMI.
1.5.2 Tujuan Khusus
Tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
5.2.1 memperoleh data dan informasi lengkap tentang faktor yang mempengaruhi mahasiswa sulit belajar bahasa inggris
5.2.2 menjelaskan bagaimana mahasiswa umi mempelajari bahasa inggris.
BAB II.TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran bahasa inggris mahasiswa UMI jurusan sastra igggris
Banyak factor yang dapat mempengaruhi efektifitas pembelajaran bahasa inggris untuk jurusan sastra inggris UMI.diantaranya dosen,mahasiswa dan sarana belajar.Pembelajaran bahasa inggris merupakan proses yang sangat kompleks dengan berbagai fenomena yang pelik sehingga tidak mengherankan kalau hal ini mempunyai arti yang berbeda-beda bagi setiap orang.pembelajaran ini dipengaruhi oleh beberapa factor.faktor-faktor utama dalam pemerolehan bahasa inggris adalah:
• Factor eksternal pembelajaran
• Factor internal pembelajaran
• Factor grammatical pembelajaran
• Factor individu
Dengan mengamati kesalahan yang ada dapat dilihat proses pemerolehan bahasa seseorang yang pada gilirannya berkaitan dengan pendekatan pembelajaran vtertentu dapat diterapkan.
Factor internal maupun factor eksternal dalam pembelajaran adalah aspek yang sangat penting untuk dapat memahami pemerolehan bahasa inggris.faktor eksternal belajar misalnya lingkungan dan interaksi.dua factor ini sangat mempengaruhi pemerolehan bahasa inggris di UMi.sedangkan factor internal diantaranya bahasa pertama dan bahasa yang dikuasai.
Dalam konteks pendidikan pada tingkat SD,menengah,dan perguruan tinggi.Bahasa inggris berfungsi sebagai alat komunikasi antara lisan dan tulisan dalam rangka mengakses informasi.dan dalam kontek sehari-hari,bahasa inggris sebagai alat untuk membina hubungan interpersonal bertukar informasi serta menikmati estetika.dalam kurikulum 2004 dikatakan bahwa pelajaran bahasa inggris memiliki tujuan sebagai berikut:
• Mengembangkan kemampuan bahasa inggris tersebut dalam bentuk lisan dan tulisan.kemampuan berkomunikasi meliputi pendengaran,berbicara,menulis dan membaca
• Menumbuhkan kesadaran tentang hakikat dan pentingnya bahasa inggris sebagai alat utama.
• Mengembangkan pemahaman antara saling keterkaitan antar bahas dan budaya serta memperluas cakrawala budaya dengan demikian mahasiswa UMi memiliki wawasan lintas budaya dan melibatkan diri dalam ragam budaya.
2.2 Faktor eksternal pembelajaran
Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar si pelajar. Hal ini dapat berupa sarana prasarana, situasi lingkungan baik itu lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat. Menurut pendapat Rooijakkersyang diterjemahkan oleh Soenoro (1982 : 30), mengatakan bahwa “Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar adalah faktor yang berasal dari si pelajar, faktor yang berasal dari si pengajar”.
Kedua faktor tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :Kenyataan dilapangan menunjukan bahwa pembelajaran bahasa inggris di UMI jurusan sastra inggris sudah mulai mendapat perhatian dan mulai diterapkan terlihat dengan adanya pemberian penambahan jam pelajaran dan guru bahasa inggris.Namun demikian terdapat beberapa permasalahan dalam pembelajaran.hasil wawancara dengan dosen yang dilakukan penulis bahwa mahasiswa UMi jurusan sastra inggris mendapati permasalahan bahasa inggris yang bersumber dari factor eksternal dan factor internal.faktor eksternal adalah kurangnya pemberian jam pelajaran bahasa inggris serta masih kurangnya tenaga dosen pengajar bahasa inggris yang professional.selain itu dilingkungan fakultas yang kurang menunjang,terlihat masih kurangnya buku atau sumber yang menunjang materi bahasa inggris.kondisi pembelajaran bahasa inggris UMI jurusan sastra inggris saat ini masih mengalamibeberapa permasalahan diantaranya ialah:
• pembelajaran bahasa inggris masih bersifat teacher centered.artinya sebagian dosen masih mendominasi kegiatan belajar mengajar dengan pendekatan ceramah yang monoton sehingga kurang terbuka pada pembaharuanatau inovasi sebagaimana tuntunan kurikulum.
pendekatan belajar ini mengakibatkan dosen lebih aktif sedangkan mahasiswa akan terkesan pasif dan hanya menerima apa yang diberikan dosen saja sehingga hal ini akan menghambat kreatifitas mahasiswa.
• keterlibatan mahasiswadalam proses pembelajaran masih sangat terbatas,karena itu mahasiswa menjadi atau merasa bosan dan jenuh selama keberlangsungan pembelajaran,bahkan enggan mengikuti pembelajaran secara maksimal.
• pembelajaran dititikberatkan pada penguasaan fakta dan konsep,seperti hafalan,kurang mengembangkan aspek-aspek yang lain seperti keterampilan berpikir dan kerjasama atau praktek seperti pada kompetensi berbicara.dalam hal ini perlu seorang pasangan dalam pengembangan kompetensi berbicara.padahal pembelajaran bahasa inggris juga diharapkandapat menanamkan aspek-aspek tersebut.
• pelaksanaan evaluasi yang dikembangkan oleh dosen lebih banyak berorientasi pada hasil tetapi mengabaikan proses sehingga menyebabkan mahasiswa dipaksa untuk menghafal sedangkan proses pembelajarannya berada diluar jangkauan seorang dosen.
Selain itujuga perlunya pendekatan pembelajaran supaya memperbaiki kekurangan dan kesenjangan antara teori pembelajaran dan tuntunan hasil pembelajaran .
2.3 Factor internal pembelajaran
Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa itu sendiri, yang terdiri dari N. Ach (Need For Achievement) yaitu kebutuhan atau dorongan atau motif untuk berprestasi.
Factor internal yang menghambat adalah dari dalam diri mahasiswa yang ditunjukan dalam kemampuan mengucapkan kata-kata bahasa inggris dan penguasaan kosakata mahasiswa masih sangat sedikit.keterampilan kosa kata ini sangat mempengaruhiterhadap kemampuanberbahasa dimana semakin banyaknya kosa kata yang dimiliki maka akan semakin baik
2.4 Faktor Gramatikal Pembelajaran
Kajian penelitian ini akan difokuskan pada tata bahasa atau grammar.Dalam proses belajar mengajar
Tata bahasa adalah seperangkat aturan struktural yang mengatur komposisi klausa, frase, dan kata-kata dalam setiap bahasa alami yang diberikan. Istilah ini mengacu juga pada studi tentang aturan tersebut, dan bidang ini mencakup morfologi, sintaksis, dan fonologi, sering dilengkapi dengan fonetik, semantik, dan pragmatik. Ahli bahasa biasanya tidak menggunakan istilah untuk merujuk kepada aturan ortografis, meskipun penggunaan buku dan panduan gaya yang menyebut diri tata bahasa juga dapat merujuk pada ejaan dan tanda baca.
Bahasa inggris grammar memiliki peranan yang sangat penting.diasumsikan bahwa pembelajaran dan pengajaran yang banyak berfokus pada makna atau berkomunikasi tidaklah cukup untuk mencapai kebahasaan.
2.5. Faktor tidak mampunya mahasiswa UMI jurusan sastra inggris mempelajari belajar bahasa inggris
Factor yang mempengaruhi antara lain:
• Factor Dosen
Dosen selama proses pembelajaran bahasa inggris jarang dalam menggunakan bahasa tersebut sebagai pengantar dasar yang bertujuan untuk melatih aspek pendengan(listening) sehingga akan berpengaruh pada perkembangan pada aspek pendengaran.di sisi lain,dosen juga tidak memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan kegiatan praktek bahasa,mengungkapkan ideatau gagasannyadengan bahasa yang diajarkan tersebut
• Factor mahasiswa
Mahasiswa kurang tertarik dalam proses pembelajaran bahasa inggris karena proses pembelajaran bersifat konvensional.mahasiswa kurang motivasi untuk meningkatkan keterampilan bahasanya karena tedapat perbedaan dengan bahasa yang dimilikinya.masiswa kurang pemahaman akan pentingnya penguasaan bahasa inggris sebagai bahasa kedua mereka.
• Factor sarana dan lingkungan
Sarana yang digunakan untuk pelaksanaan pembelajaran bahasa inggris kurang memadai,sangat minim dan fasilitas yang dimiliki fakultasterkait tidakmencukupi untuk sejumlah mahasiswa.faktor lingkungan kurang memberikan dukungan untuk mengembangkan bahasa inggris seperti tidak dibangunnya kebiasaan berbahasa inggris saat pembelajaran berlangsung.pemahaman mahasiswa lebih didominasi oleh lingkunganasala bahasa mereka di lembaga pendidikan.
BAB.III METODELOGI PENELITIAN
3.1 Lokasi Penelitian
Melalui penelitian ini.penulis mengambil Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar didirikan pada tanggal 23 Juni 1954 dan ditinjau dari segi usia, UMI merupakan perguruan tinggi tertua dan merupakan perguruan tinggi swasta terbesar di kawasan timur Indonesia. UMI juga merupakan satu-satunya PTS yang terakreditasi Institusi di Indonesia Timur.
• 5.1 Fakultas Teknik
• 5.2 Fakultas Kedokteran
• 5.3 Fakultas Pertanian
• 5.4 Fakultas Perikanan & Kelautan
• 5.5 Fakultas Teknologi Industri
• 5.6 Fakultas Ilmu Komputer
• 5.7 Fakultas Kesehatan Masyarakat
• 5.8 Fakultas Farmasi
• 5.9 Fakultas Agama Islam
• 5.10 Fakultas Ekonomi
• 5.11 Fakultas Hukum
• 5.12 Fakultas Sastra
Namun penulis hanya mengfokuskan pada satu fakultas yaitu fakultas sastra.
3.2 Metode dan Teknik Pengumpulan Data
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif,yaitu pengemukakan atau menggambarkan data sebagaimana adanya. Penggunaan metode ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang nyata tentang faktor yang mempengaruhi mahasiswa UMI sulit mempelajari bahasa inggris.selanjutnya untuk pengumpulan data,penulis menggunakan metode penelitian pustaka dan penelitian lapangan.metode penelitian ini menggunakan pula metode analisis kuantitatif dan analisis kuatitatif.
3.2.1 Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan penelitian pustaka dan penelitian lapangan.penelitian pustaka menghasilkan data sekunder yang mencakup pendapat atau penilaian terhadap objek kajian ini yang menjadi bahan perbandingan dalam analisis data primer.data sekunder tersebut dikumpulkan dengan cara membaca sejumlah buku,tesis yang kaitannya dengan permasalahaan dalam penelitian.adapun metode penelitian lapangan ini merupakan data-data primer ini yang harus dianalisis dengan menggunakan tes sebagai instrument penelitian.
3.3. Populasi dan Sampel
Pelaksanaan penelitian ini selalu berhadapan dengan obyek yang terjadi karena obyak merupakan variabel yang diperlukan untuk merencanakan masalah penelitian ini.obyek penelitian ini sering disebut populai.jadi,populasi adalah keseluruhan obyek penelitian yang menjadi sumber data suatu(ali.1985;54).data yang terkumpul dari populasi akan dianalisis sebagai bahan bukti yang akan menggambarkan obyek penelitian adalah faktor yang mempengaruhi sulit mempelajari bahasa inggris.
Yang menjadi subjek penelitian atau populasi adalah secara keseluruhan.olehnya itu,penulis hanya mengambil fakultas sastra jurusan sastra inggris kelas EIIB dan EIIC sebagai sampel penelitian.agar lebih jelas,sampel penelitian ini digambar dalam tabel 1.2.
NO KELAS PRIA WANITA JUMLAH
1 EIIB 8 12 20
2 EIIC 6 14 20
3 JUMLAH 14 26 40
DAFTAR PUSTAKA
A.R.NINA,2010, English grammar,Yogyakarta,pustaka widyatama
Suryosubroto. 1997. Proses Belajar-Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Abdul Haling. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. 2006.Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Poerwadarminta W.J.S. 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Balai Pustaka
FUNGSI SASTRA
Fungsi sastra harus sesuai dengan sifatnya yakni menyenangkan dan bermanfaat. Kesenangan yang tentunya berbeda dengan kesenangan yang disuguhkan oleh karya seni lainnya. Kesenangan yang lebih tinggi, yaitu kontemplasi yang tidak mencari keuntungan. Dan juga memberikan manfaat keseriusan. Keseriusan yang menyenangkan, estetis dan keseriusan persepsi. Sehingga ini berarti karya sastra tidak hanya memberikan hiburan kepada peminatnya tetapi juga tidak melupakan keseriusan pembuatnya.
Selain menampilkan unsur keindahan, hiburan dan keseriusan, karya sastra juga cenderung membuktikan memiliki unsur pengetahuan. Contohnya puisi, keseriusan puisi terletak pada segi pengetahuan yang disampaikannya. Jadi puisi dianggap sejenis pengetahuan. Seperti yang dikatakan oleh filosof terkenal Aristoteles bahwa puisi lebih filosofis dari sejarah karena sejarah berkaitan dengan hal-hal yang telah terjadi, sedangkan puisi berkaitan dengan hal-hal yang bisa terjadi, yaitu hal-hal yang umum dan yang mungkin.
Lain lagi dengan novel. Para novelis dapat mengajarkan lebih banyak tentang sifat-sifat manusia daripada psikolog. Karena novelis mampu mengungkapkan kehidupan batin tokoh-tokoh pada novel yang ditulisnya. Sehingga ada yang berpendapat bahwa novel-novel bisa dijadikan sumber bagi para psikolog atau menjadi kasus sejarah yang dapat memberikan ilustrasi dan contoh. Bahkan bisa dikatakan bahwa novelis menciptakan dunia yang mengandung nilai kebenaran dan pengetahuan sistematis yang dapat dibuktikan.
Fungsi sastra, menurut sejumlah teoretikus, adalah untuk membebaskan pembaca dan penulisnya dari tekanan emosi. Mengekspesikan emosi berarti melepaskan diri dari emosi itu. Contohnya ketika penonton drama dan pembaca novel yang bisa mengalami perasaan lega dalam artian bisa melepaskan emosinya. Namun hal ini masih dipertanyakan karena banyak novel yang ditulis atas dasar curahan emosi penulisnya sehingga pembaca pun bisa merasakan emosi yang menekan penulisnya.
Jadi, pertanyaan mengenai apa fungsi sastra sebenarnya belum dapat dijelaskan dengan tepat karena yang bisa merasakan fungsi sastra adalah si pembaca itu sendiri. Apakah ia mendapatkan pengetahuan, hiburan, nilai kebenaran, nilai psikologis dan lain sebagainya.
Namun demikian, sastra sebagai unsur kebahasaan tentunya memiliki fungsi dan karakter khusus. Dalam kaitannya dengan kehidupan sosial-kemasyarakatan, sastra memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut:
• Fungsi rekreatif Sastra berfungsi sebagai sarana hiburan bagi masyarakat karena mengandung unsur keindahan.
• Fungsi didaktis Sastra memiliki fungsi pengajaran karena bersifat mendidik dan mengandung unsur kebaikan dan kebenaran.
• Fungsi estetis Sastra memiliki unsur dan nilai-nilai keindahan bagi para pembacanya.
• Fungsi moralitas Sastra mengandung nilai-nilai moral yang menjelaskan tentang yang baik dan yang buruk serta yang benar dan yang salah.
• Fungsi religius Sastra mampu memberikan pesan-pesan religius untuk para pembacanya.
jenis-jenis karya sastra
PANTUN
Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti "petuntun". Dalam bahasa Jawa, misalnya, dikenal sebagai parikan, dalam bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa (baca: uppasa). Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a). Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis.
Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak. Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.
Karmina dan talibun merupakan bentuk kembangan pantun, dalam artian memiliki bagian sampiran dan isi. Karmina merupakan pantun "versi pendek" (hanya dua baris), sedangkan talibun adalah "versi panjang" (enam baris atau lebih).
SAJAK
Sajak ialah puisi Melayu moden yang berbentuk karangan berangkap , berbentuk bebas dan tidak terikat pada jumlah baris, perkataan sebaris, suku kata sebaris, rangkap, rima dan sebagainya.
Tema - Persoalan pokok atau persoalan utama yang dikemukakan dalam sesebuah puisi. Tema boleh juga diertikan sebagai idea pusat atau idea dasar.
SYAIR
Syair adalah salah satu jenis puisi lama. Ia berasal dari Persia (sekarang Iran) dan telah dibawa masuk ke Nusantara bersama-sama dengan kedatangan Islam. Kata syair berasal dari bahasa Arab syu’ur yang berarti perasaan. Kata syu’ur berkembang menjadi kata syi’ru yang berarti puisi dalam pengertian umum. Syair dalam kesusastraan Melayu merujuk pada pengertian puisi secara umum. Akan tetapi, dalam perkembangannya syair tersebut mengalami perubahan dan modifikasi sehingga syair di desain sesuai dengan keadaan dan situasi yang terjadi
COTNOH
Syair
Pada zaman dahulu kala (a)
Tersebutlah sebuah cerita (a)
Sebuah negeri yang aman sentosa (a)
Dipimpin sang raja nan bijaksana (a)
a) Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib
c) Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek
d) Seloka adalah pantun berkait
e) Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat
PUISI LAMA
Puisi adalah bentuk karangan yang terkikat oleh rima, ritma, ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat. Menurut zamannya, puisi dibedakan atas puisi lama dan puisi baru.
A. PUISI LAMA
Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan- aturan itu antara lain :
Jumlah kata dalam 1 baris
Jumlah baris dalam 1 bait
Persajakan (rima)
Banyak suku kata tiap baris
Irama
1. Ciri-ciri Puisi Lama
Ciri puisi lama:
a) Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya
b) Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan
c) Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima
2. Jenis Puisi Lama
Yang termasuk puisi lama adalah
g) Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris
3. Contoh dari Jenis-jenis Puisi Lama
a) Mantra
Assalammu’alaikum putri satulung besar
Yang beralun berilir simayang
Mari kecil, kemari
Aku menyanggul rambutmu
Aku membawa sadap gading
Akan membasuh mukamu
b) Pantun
Kalau ada jarum patah
Jangan dimasukkan ke dalam peti
Kalau ada kataku yang salah
Jangan dimasukan ke dalam hati
c) Karmina
Dahulu parang, sekarang besi (a)
Dahulu sayang sekarang benci (a)
d) Seloka
Lurus jalan ke Payakumbuh,
Kayu jati bertimbal jalan
Di mana hati tak kan rusuh,
Ibu mati bapak berjalan
e) Gurindam
Kurang pikir kurang siasat (a)
Tentu dirimu akan tersesat (a)
Barang siapa tinggalkan sembahyang ( b )
Bagai rumah tiada bertiang ( b )
Jika suami tiada berhati lurus ( c )
Istri pun kelak menjadi kurus ( c )
g) Talibun
Kalau anak pergi ke pekan
Yu beli belanak pun beli sampiran
Ikan panjang beli dahulu
Kalau anak pergi berjalan
Ibu cari sanak pun cari isi
Induk semang cari dahulu
pengertian sastra dan jenis puisi
A. PENGERTIAN DAN HAKIKAT SASTRA
Sastraadalahsesuatukegiatankreatiffungsinyamembuatseseoranguntukmenghasilkankaryasepertipuisi,kegunaannyakembalipadaindividuitusendiribagaimanailmu yang diketahuidapatdiaplikasikankedalamkehidupannya.bungansastradanstudisastrasalingberkaitansatusama lain dantidakdapatdipisahkan.
Secaraetimologisastraberasaldaribahasasansekerta yang berartikeindahan.namunadajuga yang mengatakanbahwasastraadalahsuatukegiatankreatifdariseseorang.
B. PERBEDAAN
PUISI POPULER
Puisi popular adalahpuisi yang lebihdinikamatipadapecintapuisi.karenabiasanyapuisi popular lebihmengutamakanhal-hal yang berbaudenganpercintaandanromantis
PUISI TIDAK POPULER
Puisitidak popular adalahpuisi yang tidakdigemarikarenapuisiinitidakberbaudenganhalpercintaannamunlebihmengutamakanhal-halsepertiperjuangan.
PUISI LAMA
Puisi lama adalahpuisi yang terikatolehaturan-aturan.Aturan- aturanituantaralain :
Jumlah kata dalam 1 baris
Jumlahbarisdalam 1 bait
Persajakan (rima)
Banyaksuku kata tiapbaris
Irama
PUISI SEKARANG
Puisisekaranglebihdominanpadagaya yang mengikutizaman.dan kata-kata yang digunakanlebihbaik disbanding denganpuisi lama.
JENIS-JENIS PUISI:
SYAIR
Syairadalahsalahsatujenispuisi lama.Iaberasaldari Persia (sekarang Iran) dantelahdibawamasukke Nusantara bersama-samadengankedatangan Islam. Kata syairberasaldaribahasa Arab syu’ur yang berartiperasaan.Kata syu’urberkembangmenjadi kata syi’ru yang berartipuisidalampengertianumum.SyairdalamkesusastraanMelayumerujukpadapengertianpuisisecaraumum. Akan tetapi, dalamperkembangannyasyairtersebutmengalamiperubahandanmodifikasisehinggasyair di desainsesuaidengankeadaandansituasi yang terjadi
CONTOH
Padazamandahulukala (a)
Tersebutlahsebuahcerita (a)
Sebuahnegeri yang amansentosa (a)
Dipimpin sang raja nan bijaksana (a)
MANTRA
adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib
KARMINA
pantun kilat seperti pantun tetapi pendek
CONTOH:
Dahuluparang, sekarangbesi (a)
Dahulusayangsekarangbenci (a)
SELOKAadalah pantun berkait
CONTOH:
LurusjalankePayakumbuh,
Kayujatibertimbaljalan
Di manahatitakkanrusuh,
Ibumatibapakberjalan
GURINDAM
Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat
CONTOH:
Kurangpikirkurangsiasat (a)
Tentudirimuakantersesat (a)
Barangsiapatinggalkansembahyang ( b )
Bagairumahtiadabertiang ( b )
Jikasuamitiadaberhatilurus ( c )
Istri pun kelakmenjadikurus ( c )
SAJAk
SajakialahpuisiMelayumoden yang berbentukkarangan berangkap , berbentukbebasdantidakterikatpadajumlahbaris, perkataansebaris, suku kata sebaris, rangkap, rimadansebagainya.
Tema - Persoalanpokokataupersoalanutama yang dikemukakandalamsesebuahpuisi.Temabolehjugadiertikansebagai idea pusatatau idea dasar.
PANTUN
Pantunmerupakansalahsatujenispuisi lama yang sangatluasdikenaldalambahasa-bahasa Nusantara.Pantunberasaldari kata patuntundalambahasaMinangkabau yang berarti "petuntun".DalambahasaJawa, misalnya, dikenalsebagaiparikan, dalambahasaSundadikenalsebagaipaparikan, dandalambahasaBatakdikenalsebagaiumpasa (baca: uppasa). Lazimnyapantunterdiriatasempatlarik (atauempatbarisbiladituliskan), setiapbaristerdiridari 8-12 suku kata, bersajakakhirdenganpola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidakboleh a-a-b-b, atau a-b-b-a).Pantunpadamulanyamerupakansastralisannamunsekarangdijumpaijugapantun yang tertulis.
Semuabentukpantunterdiriatasduabagian: sampirandanisi. Sampiranadalahduabarispertama, kerap kali berkaitandenganalam (mencirikanbudayaagrarismasyarakatpendukungnya), danbiasanyatakpunyahubungandenganbagiankedua yang menyampaikanmaksudselainuntukmengantarkanrima/sajak.Duabaristerakhirmerupakanisi, yang merupakantujuandaripantuntersebut.
Karminadantalibunmerupakanbentukkembanganpantun, dalamartianmemilikibagiansampirandanisi.Karminamerupakanpantun "versipendek" (hanyaduabaris), sedangkantalibunadalah "versipanjang" (enambarisataulebih).
C. CONTOH KUTIPAN PUISI PADA ABAD KE- 7
BAHASA INGGRIS KUNO
Nu scylunherganhefaenricaesuard
metudæsmaecti end his modgidanc
uercuuldurfadur sue he uundragihuaes
ecidryctin or astelidæ
heaeristscopaeldabarnum
hebentilhrofehalegscepen.
thamiddungeardmoncynnæsuard
ecidryctinæftertiadæ
firumfoldufreaallmectig
BAHASA INGGRIS
So let us now adore the heavenly kingdom keepers
the power of the Creator and the power he thought,
Jaya Father works, how he, the eternal Lord
establish the beginning of every miracle.
For the son of man, He, the Creator of the Holy
first made heaven as a roof, and
Keeper of mankind, God's eternal
Almighty God then made madyapada
Earth, for humans
BAHASA INDONESIA
Terjemahan
MakamarilahkitasekarangmemujaPenjagaKerajaanSorgawi
kekuasaan Sang PenciptadandayapikirNya,
karyaBapa yang Jaya, bagaimanaBeliau, Tuhanabadi
mendirikanpermulaansetiapmukjizat.
Bagianakmanusia, Beliau, Sang PenciptaSuci
pertamamembuatsorgasebagaiatap, lalu
Penjagaumatmanusia, Tuhanabadi
Tuhan Yang Mahakuasakemudianmembuatmadyapada
bumi, bagimanusia.
BY:--(Caedmon, Himne, St Petersburg Bede)
D. UNSUR-UNSUR PUISI
Menurutparapenyairtentangpuisitersebut:
Aldhelm, uskupSherborne (meninggal709), yang mengatakanbahwaiamementaskanpuisidisertaidenganmementaskanlangu-laguduniawidandiiringidengansebuahharpa.
Namununtukmemberikantentangasumsidarialdhemmaka,akandibuktikanmelaluiduaunsur :
Unsurinstrinsik
Tema: TUHAN
Latar:SURGA(dibuktikanpada bait pertama)
BUMI(dibuktikanpada bait terakhir)
Rasa: MENGAJAK(dapatdibuktikanpadabaikpertama)
MENGASIHI(dapatdibuktikandaribaikpertamahingga bait terakhir.
Sudutpandang: PENGARANG MENGGUNAKAN SUDUT PANDANG ORANG KETIGA PELAKU UTAMA (dibuktikanmengarangmenggunakan kata beliau,bapaktuhan.
Unsurekstrinsik
Amanat: KITA HARUS LEBIH MENDEKATKAN DIRI KEPADA TUHAN KARENA HANYA KEPADA-NYA LAH TEMPAT KITA BERLINDUNG
Pesan:JANGAN PERNAH MENDUAKAN TUHAN.
Langganan:
Postingan (Atom)